Penandatanganan Memorandum of Undersranding ( MOU ) antara IKAL-Lemhanas dan Yayasan Trisakti

admin - 02 Jan, 19
 
Penandatanganan Memorandum of Undersranding ( MOU ) antara Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas ( IKAL ), Lemhanas dan Yayasan Trisakti, bersama dengan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta ( KOPERTIS ) Wilayah III Jakarta

Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi ( STMT Trisakti ) menyelenggarakan penandatanganan Memorandum of Undersranding ( MOU ) antara Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas ( IKAL ), Lemhanas dan Yayasan Trisakti, bersama dengan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta ( KOPERTIS ) Wilayah III Jakarta, yang bertempat di Aula STMT Trisakti ( 30/1/2018 ). 

Hadir dalam acara tersebut antara lain : Jenderal TNI ( Purn ) Agum Gumelar, M.Sc ( Ketua Umum IKAL- Lemhanas ), Mayjen TNI (Purn) Bimo Prakoso (Ketua Yayasan Trisakti), Dr.ir. Illah Sailah, MS (Koordinator Kopertis Wilayah III ), serta Dr.Yudi Latif. Harry Tjan Silalahi, selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Trisakti menekankan bahwa terkait dalam MOU ini adalah perlunya dimulai dari generasi muda, karena Trisakti mempersiapkan kader - kader bangsa yang muda - muda dan oleh karena itu supaya bisa mendapatkan sikap dan karakter sebagai bangsa Indonesia, sedangkan IKAL adalah Lembaga yang sangan memahami bidang ideologi bangsa dan masalah - masalah strategi bangsa. 

Oleh karena itu mudah - mudahan dengan kerjasama ini masalah - masalah NOW bisa teratasi dan menjadi manusia - manusia yang Paripurna dan Insan Kamil untuk menjadi Pemimpin bangsa ini, sebab Indonesia adalah Negara Kepulauan dan Bhineka. Saat yang sama, Mayjen TNI (Purn) Bimo Prakoso yang juga Ketua Yayasan Trisakti mengatakan " kita menyiapkan generasi - generasi yang di sekitar dahulu, nanti sampai ke seluruh Indonesia, supaya menjadi orang - orang yang harus balik kepada dasar- dasar Pancasila dan berwawasan kebangsaan", tutur Bimo dalam acara MOU tersebut. " Karena kita itu sesuai dengan perintahnya Bung Karno antara lain kita harus mandiri di ekonomi, mandiri di politik serta menjaga budaya jangan sampai hilang, kita harus merah putih, kalau tidak merah putih itu untuk apa, kita harus berjuang untuk bangsa ini, ideologi itu harus dilawan dengan ideologi, jadi kalau di antara mereka ada yang berpikiran mau mengganti Pancasila, sedangkan kita tahu Pancasila itu segalanya, karena Pancasila itu tidak ada tandingannya di dunia ini", ujar Bimo. 

Agum Gumelar selaku Ketua Umum IKAL- Lemhanas menyatakan bahwa dalam MOU ini bagaimana menyiapkan generasi- generasi muda kedepannya, ESDM tinggi berdaya saing namun juga harus berwawasan luas. Sementara Dr.Ir. Illah Sailah,MS dalam acara MOU tersebut menjelaskan bahwa dalam rangka menyaksikan MOU yang telah dilakukan oleh IKAL, Lemhanas dan Yayasan Trisakti serta disaksikan oleh Kopertis Wilayah III jakarta berharap mudah - mudahan MOU tersebut tidak menjadi Death MOU. " Saya berharap tidak menjadi Death MOU, karena banyak sekali MOU yang saya saksikan berujung tidak ada gerakannya, dan saya yakin karena Pak Agum itu orangnya bersemangat sekali dan juga Pak Bimo yang perkasa, saya yakin ini bisa kita wujudkan. Dalam Kopertis ini selain kurangnya pengajar sebanyak 2600 juga kekurangan Dosen", papar Illah. 

"Banyak sekali yang tidak bisa di Akreditasi, padahal mereka punya banyak Mahasiswa dan akhirnya mereka dilarang meluluskan, karena kita sudah tahu, kalau tidak Terakreditasi dan dia meluluskan, hukumannya 10 tahun dan denda 1 Milyar", tegas Illah. Menurut Illah kenapa tidak Terakreditasi karena kekurangan Dosen, menurutnya solusinya adalah penuhi dahulu Dosennya 6 karena sistem Akreditasi Perguruan Tinggi. Tidak ketinggalan pula Ketua STMT Trisakti DR. Ir. Tjuk Sukardiman mengajak semua yang hadir untuk menyanyikan lagu Syukur, karena sebagai rasa syukur atas terpilihnya Agum Gumelar sebagai Dewan Pertimbangan Presiden ( WANTIMPRES ) yang diiringi dengan pemotongan kue sebagai simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Berita Populer