Berita

Munaslub IKAL-Lemhannas 2026: Prof. Purnomo Yusgiantoro Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Umum

Gubernur Lemhannas RI Titipkan Pesan Jaga Soliditas dan Hindari Friksi Demi Kontribusi Nyata Bagi NKRI

<p>Jakarta (11/4) Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI (IKAL-Lemhannas) yang digelar Sabtu, 11 April 2026 di Gedung Dwiwarna Purwa, Lemhannas RI, Jakarta, berlangsung khidmat dan produktif. Forum tertinggi organisasi alumni Lemhannas ini sukses memilih Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro, MA.MSc.PhD., IPU sebagai Ketua Umum DPP IKAL-Lemhannas periode 2026–2031 secara aklamasi.</p><p>Aklamasi bulat dari seluruh peserta yang terdiri atas unsur DPP, DPD, dan DPA dari seluruh Indonesia menandai kuatnya konsolidasi dan soliditas internal IKAL-Lemhannas. Tidak ada mekanisme voting karena seluruh pemilik suara sepakat menunjuk Prof. Purnomo sebagai sosok pemersatu.&nbsp;</p><p><strong>Dari&nbsp;</strong><i><strong>Deadlock</strong></i><strong> ke Konsensus</strong></p><p>Munaslub ini digelar setelah Munas ke-V pada 23 Agustus 2025 mengalami&nbsp;<i>deadlock</i> dan ditunda akibat dinamika yang melanggar AD/ART. Pasca pengunduran diri Ketua Umum sebelumnya Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, Munaslub menjadi jalan konstitusional untuk menentukan arah kepemimpinan baru. Pada Munaslub 11 April 2026, hanya Prof. Purnomo yang hadir dan menyatakan kesediaan sebagai calon ketua umum.</p><p><strong>Sosok Pemersatu : Sipil-Strategis Berpengalaman Global</strong></p><p>Prof. Purnomo Yusgiantoro bukan nama asing. Menteri Pertahanan dan Menteri Energi Sumber Daya Mineral di masanya ini dinilai memiliki rekam jejak mumpuni di bidang ketahanan nasional dan energi. Pergantian dari figur militer ke kombinasi sipil-strategis yang sarat pengalaman global ini menandai transisi penting bagi IKAL-Lemhannas.</p><p>Sejak awal sidang, nama Purnomo menguat sebagai calon tunggal. Kapabilitas di pemerintahan dan akademisi menjadi faktor utama para anggota memilih jalur aklamasi demi menjaga soliditas organisasi.&nbsp;</p><p><strong>Penegasan: IKAL-Lemhannas adalah Rumah Besar Pemikiran Strategis</strong></p><p>Dalam pidato perdananya, Prof. Purnomo menegaskan komitmen untuk memperkuat IKAL-Lemhannas sebagai think tank strategis nasional.</p><p>“IKAL-Lemhannas harus hadir sebagai kekuatan pemikiran strategis bangsa. Kita ingin berkontribusi dalam mendukung kebijakan nasional melalui gagasan yang komprehensif, integral, dan aplikatif,” tegasnya.&nbsp;</p><p>“IKAL harus menjadi rumah besar pemikiran strategis bagi bangsa, bukan hanya berkumpul, tetapi menghasilkan solusi nyata,” tambahnya.</p><p>Menurutnya, kekuatan utama IKAL terletak pada keberagaman latar belakang alumninya dari berbagai sektor strategis, sehingga mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang transdisipliner.</p><p><strong>Dukungan Gubernur Lemhannas RI: Jaga Soliditas, Hindari Friksi</strong></p><p>Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, dalam sambutan pembukaan menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi.&nbsp;</p><p>“IKAL Lemhannas harus menjadi organisasi yang bermakna bagi almamater, bangsa, dan negara. Tetap kompak, produktif, dan mampu memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.&nbsp;</p><p>Ia berharap kepemimpinan baru mampu membawa IKAL-Lemhannas semakin berperan menjawab tantangan kebangsaan yang kian kompleks: dari geopolitik, krisis energi, hingga ancaman keamanan siber.&nbsp;</p><p><strong>Ke Depan: Satu Garis Komando Strategis</strong></p><p>Dengan terpilihnya Prof. Purnomo, IKAL-Lemhannas diharapkan terus menjadi wadah para pemikir bangsa dalam menjaga persatuan dan memberikan kontribusi nyata bagi kedaulatan NKRI. Aklamasi ini mempertegas bahwa IKAL-Lemhannas kini ingin bergerak cepat dalam satu garis komando strategis menghadapi tekanan global yang semakin berat.</p><p>(djk)</p>


Berita Terkait