Berita

SIARAN PERS

Gubernur Lemhannas Dorong Diversifikasi Pangan melalui Sagu

<p><strong>JAKARTA</strong> — Gubernur Lemhannas RI Tb. Ace Hasan Syadzily menegaskan bahwa swasembada beras perlu diiringi pengembangan pangan lokal, termasuk sagu, untuk memperluas pilihan ketika pasokan terganggu. Ia menyampaikan pesan itu secara daring dalam Seminar Nasional P2NK Angkatan 224 pada Sabtu, 7 November 2026.</p><p>Seminar di bawah naungan DPP IKAL Lemhannas itu berlangsung secara hibrida dengan sesi tatap muka di Ruang Konstitusi, Gedung Trigatra, Lemhannas RI, Jakarta. Forum membahas budi daya dan tata kelola sagu untuk memperkuat kedaulatan pangan dan ketahanan nasional di tengah dinamika geopolitik global.</p><p>Giyatmi, Wakil Ketua Umum IV DPP IKAL Lemhannas sekaligus Rektor Universitas Sahid, menyampaikan pidato kunci mewakili Ketua Umum IKAL Lemhannas. Menurutnya, pasokan sagu yang andal memerlukan penguatan budi daya, teknologi pengolahan, kelembagaan, dan akses pasar.</p><p>Giyatmi mengusulkan lima langkah, yakni menyusun basis data yang teruji, mengembangkan sentra prioritas, memastikan pasar melalui kemitraan yang transparan, menjadikan keberlanjutan sebagai syarat investasi, serta menetapkan penanggung jawab dan indikator hasil. Ukurannya meliputi perbaikan mutu, pembelian berulang, berkurangnya kehilangan hasil, dan kenaikan pendapatan produsen.</p><p>Pengembangan produk seperti mi, kudapan, dan beras analog perlu memperhatikan konsistensi mutu pati, keamanan pangan, dan umur simpan, dengan proses yang dapat diterapkan usaha kecil. Tata kelola sagu juga perlu memberi kepastian hak kelola dan pembagian manfaat yang adil bagi masyarakat adat dan warga setempat, serta memperhitungkan kebutuhan air dan energi untuk pengolahan.</p><p>Forum turut menghadirkan Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional Ito Hediarto, Guru Besar IPB University Mochamad Hasjim Bintoro, pakar geopolitik Fulad, pengamat pertanian Kudhori dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia, serta Jenny Widjaja dari Sagolicious.</p><p>Masukan lintas bidang itu diarahkan untuk memperkaya rekomendasi kebijakan pengembangan sagu dari budi daya hingga pemasaran. Jejaring IKAL Lemhannas dapat membantu membawa persoalan di lapangan kepada pengambil keputusan.</p>


Berita Terkait

Persiapan Turnamen Golf I..

02-06-2022 / 2859

57 Tahun Lemhannas RI..

02-06-2022 / 2089